Percaya Diri (PD)

Minder adalah sikap yang menunjukan keangkuhan juga selalu
merasa diri bodoh, merasa diri tidak memiliki pendidikan yang cukup,
merasa diri tidak mampu melakukan apa yang dilakukan oleh orang lain,
rikuh, merasa diri tidak berguna, merasa diri selalu salah dan iri hati.
Orang minder disebabkan karena orang tersebut tidak mendidik diri
sendiri dengan membaca buku-buku, membaca media, menyampaikan
pemikiran kepada orang lain. Hanya menunggu supaya orang lain
melakukan sesuatu kepada dirinya. Orang minder dikatakan sebagai orang
angkuh karena selalu menyalahkan orang lain. Padahal masalah timbul
selalu dari diri sendiri. Sewaktu kita menjalankan ibadah, sikap minder
diperlukan, untuk menyadari adanya Yang Maha Kuasa, maka kita sadar
bahwa kita adalah manusia yang tidak luput dari kesalahan. Tetapi sikap
minder tidak diperlukan dalam hubungan antar manusia karena pada
dasarnya setiap manusia selalu berbuat salah.

Jika sikap minder dibawa dalam hubungan antar manusia, maka
terjadilah konflik. Apalagi sangat berbahaya, jika sikap minder dibawa
dalam urusan pekerjaan dan bisnis. Tidaklah mengherankan di Indonesia
seringkali terjadi konflik karena setiap individu membawa sikap minder
dalam hubungan antar manusia. Orang yang merasa tidak percaya diri
sulit untuk berhasil karena orang yang selalu merasa rendah diri selalu
tertutup dengan orang lain perasaan minder selalu berada dalam batinnya
dalam hal ini akan mempengaruhisikapnya dalam pergaulan perasaan
rendah diri atau tidak percaya diri suatu perasaan yang menyiksa dan
membatasi pergaulan,karena selalu menyalahkan diri sendiri dan
menganggap diri paling lemah akibatnya akan marasa tidak percaya diri
atau minder dan jauh dari sempurna dibanding orang lain sebenarnya jika
kita memyadari bahwa semua orang pada hakikatnya sama-sama
mempunyai kekurangan dan kelebihan, maka rasa malu dan rendah diri
tidak akan ada dalam diri kita. Rasa malu ataupun tidak percya diri
(minder) bila berkelanjutan dan mencapai puncaknya maka akan
mengakibatkan perasaan cemas karena seorang yang merasa malu dalam
pergaulan sosialdan selalu menutup diri maka ia akan merasakan kesepian
yang amat sangat. Rasa minder tidak bisa hilang dengan cara
memaksakan diri untuk percaya diri. Karena sifat dari rasa minder adalah
semakin dilawan, maka dia semakin kuat.
Minder, gugup, takut atau tidak percaya diri adalah perasaan alami
manusia yang diberikan Tuhan agar kita tidak terlalu kelewat percaya diri
dan akhirnya sombong. Selain orang gila dan orang mabok, setiap orang
waras pasti memiliki rasa minder, hanya saja konteks dan kadarnya
berbeda-beda. Bahkan kami pun punya rasa minder apabila diharuskan
tampil sebagai orang lain. Misalnya: kami akan sangat minder dan malu
apabila harus memakai pakaian badut ketika menemui klien atau
memberikan pelatihan hipnosis di depan puluhan murid kami.
Selama kita melakukan hal yang benar dan halal, sebenarnya tidak
ada alasan bagi kita untuk merasa minder. Kalaupun kita belum mampu
melakukan sesuatu, sebagai manusia kita bisa belajar dulu. Masalahnya,
beberapa orang ternyata meletakkan rasa minder pada tempat yang salah,
sehingga kehidupan dan kesuksesannya terhambat oleh rasa minder itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: